Magister Manajemen Umsida Evaluasi VMTS, Perkuat Strategi Pengembangan Prodi Menuju 2027

Manajamens2.umsida.ac.id – Program Studi Magister Manajemen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui kegiatan Evaluasi dan Perumusan Kembali Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran (VMTS).

Baca Juga: Mahasiswa Magister Manajemen Umsida Ceritakan Perjuangan Kuliah S2 di Tengah Kesibukan

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Gedung Pusat Lantai 1, Kampus 1 Umsida, dengan melibatkan jajaran pengelola Program Studi Magister Manajemen, Direktorat Kurikulum (DK), serta Direktorat Penjaminan Mutu (DPM).

Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam menyelaraskan arah pengembangan program studi dengan visi universitas, sekaligus mempersiapkan penguatan kurikulum, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan peningkatan daya saing pendidikan pascasarjana.

Selain mengevaluasi VMTS yang telah berjalan, forum tersebut juga membahas berbagai strategi pengembangan akademik agar Magister Manajemen Umsida semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan pendidikan tinggi.

Perumusan VMTS Menjadi Fondasi Pengembangan Program Studi

Ketua Program Studi Magister Manajemen Umsida, Prof Sriyono, menegaskan bahwa evaluasi dan perumusan kembali VMTS merupakan tahapan penting dalam menentukan arah pengembangan program studi pada masa mendatang.

Menurutnya, visi yang dirumuskan tidak hanya harus selaras dengan arah kebijakan universitas, tetapi juga mampu mencerminkan keunggulan dan karakteristik Magister Manajemen Umsida.

“Melalui brainstorming ini, insyaallah kita akan menemukan visi Magister Manajemen yang sesuai dan sinergis dengan visi universitas,” ujar Prof Sriyono.

Ia menjelaskan bahwa perumusan visi menjadi dasar dalam menentukan berbagai komponen pengembangan akademik, mulai dari kompetensi lulusan, profil karier, hingga penyusunan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Prof Sriyono juga menyoroti pentingnya membangun identitas dan keunggulan program studi agar mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya.

Menurutnya, pengelolaan program studi saat ini tidak cukup hanya berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga perlu memperhatikan strategi pengembangan kelembagaan dan penerimaan mahasiswa baru.

“Kita mulai dari visi. Setelah itu akan muncul profil kompetensi yang diinginkan, kemudian profil karier lulusan. Semuanya akan tersusun secara berurutan setelah visi terbentuk,” jelasnya.

Ia berharap hasil pembahasan tersebut dapat menjadi kesepakatan awal yang nantinya disempurnakan melalui workshop kurikulum dengan melibatkan para ahli dan mitra terkait.

Perkuat Kurikulum dan Daya Saing Pendidikan Pascasarjana

Dalam pembahasan tersebut, pengembangan kurikulum menjadi salah satu perhatian utama untuk memastikan proses pendidikan Magister Manajemen Umsida tetap adaptif terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat dan dunia industri.

Sejalan dengan hal tersebut, Sekretaris Program Studi Magister Manajemen Umsida, Pak Yani, menekankan pentingnya keterkaitan antara rumusan VMTS dengan pelaksanaan kegiatan akademik.

Menurutnya, hasil evaluasi perlu ditindaklanjuti melalui penyusunan program kerja yang terukur, khususnya dalam pengembangan kurikulum dan peningkatan kualitas pembelajaran.

“Perumusan VMTS ini menjadi kesempatan bagi program studi untuk mengevaluasi arah pengembangan akademik. Harapannya, visi yang disepakati dapat diterjemahkan menjadi kurikulum dan program pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa maupun dunia kerja,” ungkapnya.

Dalam forum tersebut juga dibahas sejumlah alternatif penyelenggaraan pendidikan, antara lain jalur reguler, Recognition of Prior Learning (RPL), study by research, serta fast track.

Berbagai alternatif tersebut menjadi bagian dari wacana pengembangan program studi yang memerlukan pembahasan lebih lanjut bersama direktorat terkait.

Selain itu, penguatan kerja sama dengan dunia usaha, dunia industri, komunitas, dan lembaga lainnya turut menjadi perhatian dalam mendukung peningkatan daya saing serta memperluas jangkauan penerimaan mahasiswa baru.

Melalui langkah tersebut, Magister Manajemen Umsida diharapkan mampu menghadirkan pendidikan pascasarjana yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki relevansi dengan kebutuhan profesional.

Sinergi Direktorat Kurikulum dan Penjaminan Mutu untuk Akselerasi 2027

Kegiatan evaluasi VMTS ini juga melibatkan Direktorat Kurikulum dan Direktorat Penjaminan Mutu sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola akademik di lingkungan Umsida.

Keterlibatan kedua direktorat tersebut menjadi penting untuk memastikan bahwa rumusan visi, misi, tujuan, dan sasaran program studi dapat diterjemahkan ke dalam kurikulum serta sistem penjaminan mutu yang berkelanjutan.

Perwakilan Direktorat Kurikulum menekankan bahwa penyusunan kurikulum perlu berangkat dari rumusan visi dan profil lulusan yang jelas.

“Visi program studi harus menjadi dasar dalam pengembangan kurikulum. Dengan demikian, kompetensi lulusan, capaian pembelajaran, dan proses pendidikan dapat dirancang secara terarah serta sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” jelas perwakilan Direktorat Kurikulum.

Sementara itu, perwakilan Direktorat Penjaminan Mutu menyoroti pentingnya evaluasi berkala sebagai bagian dari upaya menjaga konsistensi kualitas pendidikan.

“Evaluasi VMTS bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan administrasi akademik, tetapi juga menjadi bagian dari proses peningkatan mutu secara berkelanjutan. Setiap rumusan perlu memiliki arah dan indikator pencapaian yang jelas,” ungkap perwakilan DPM.

Lebih lanjut, Prof Sriyono menjelaskan bahwa hasil perumusan VMTS nantinya akan menjadi dasar dalam menyusun peta jalan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Penyusunan tersebut menjadi salah satu prioritas agar program studi memiliki arah pengembangan yang jelas dalam menghadapi target akselerasi pada 2027.

Baca Juga: Prof Syafiq: Pendidikan di Umsida Terus Bergerak dan Berdampak

“Visi keunggulan perlu segera dirumuskan agar kita bisa menyusun roadmap pengabdian kepada masyarakat dan penelitian sebagai bagian dari akselerasi pada 2027,” terangnya.(AHW)

 

Bertita Terkini

Mahasiswa Magister Manajemen Umsida Ceritakan Perjuangan Kuliah S2 di Tengah Kesibukan
October 23, 2026By
Riset Umsida Ungkap Faktor yang Memengaruhi Keputusan Belanja di TikTok
October 12, 2026By
Magister Manajemen Umsida Laksanakan Audit Mutu Internal untuk Perkuat Tata Kelola Akademik
September 4, 2026By
Studi Umsida Ungkap Pentingnya Faktor Internal dan Lingkungan bagi Wirausaha Muda
September 1, 2026By
Magister Manajemen Umsida Kupas CSR Islami dan Filantropi
July 6, 2026By
Magister Manajemen Umsida Hadirkan Praktisi Industri Bahas Perselisihan Hubungan Industrial
June 23, 2026By
MM Umsida Perkuat Kepemimpinan Entrepreneurial Berbasis Digital
June 17, 2026By
Manajemen Talenta Jadi Kunci Mempertahankan SDM Berkualitas di Era Digital
June 2, 2026By

Prestasi

Tiga Mahasiswa MM Umsida Sabet Presenter Terbaik di Seminar Nasional The 5th BENEFECIUM 2022
June 8, 2022By

Kegiatan

Magister Manajemen Umsida Laksanakan Audit Mutu Internal untuk Perkuat Tata Kelola Akademik
September 4, 2026By
Magister Manajemen Umsida Kupas CSR Islami dan Filantropi
July 6, 2026By
Magister Manajemen Umsida Hadirkan Praktisi Industri Bahas Perselisihan Hubungan Industrial
June 23, 2026By
MM Umsida Perkuat Kepemimpinan Entrepreneurial Berbasis Digital
June 17, 2026By
KlikBi MM mengedukasi UMKM Pentingnya HPP dan Fintech
July 15, 2024By
Kegiatan Matrikulasi
May 4, 2024By
Tingkatkan Pemahaman Teknologi, Prodes Ngadirenggo Gelar Sosialisasi Podcast
December 4, 2023
Mengenal Lebih Jauh Kerajinan Cor Kuningan Bersama Tim PKKM Bejijong
December 4, 2023By